Selasa, 23 Juni 2009

Buletin kita . . . . . . .

FOSI

AKTUaL : PEMILU..
Setelah melewati berbagai macam rintangan ketika meninggalkan kota Mekkah bersama sahabatnya Abubakar, Rasulullah saw datang ke kota Yatsrib disambut dengan gegap gempita , kehadirannya disambut seluruh penduduk Madinah baik itu yang muslim ataupun yang tidak muslim dengan penuh sukacita, bahkan berebut agar kediamannya disinggahi Rasulullah saw. , Tak lama setelah kedatangannya ke kota Yatsrib , Rasulullah saw berhasil mencapai kesepakatan dengan pimpinan kelompok dari kaum non muslim untuk membentuk suatu pemerintahan bersama yang terkenal dengan perjanjian Madinah setelah sebelumnya beliau berhasil menyatukan muhajirin dan anshor. Inilah konsep pembentukan pemerintahan muslim yang pertama , dimana pembetukan pemerintahan diwakili oleh pemimpin pemimpin kelompok yang sudah terpilih jauh hari sebelumnya.dan benar benar mengenal kelompok yang dipimpinnya.
Musyawarah dengan perwakilan ini dalam mengatur pemerintahan merupakan ide pemerintahan modern yang dicetuskan Islam pertama kali di dunia. Dan bertahan hingga jaman khulafaurasyidin sayang setelah itu Islam kembali tenggelam jaman Feodalisme sampai kehalifahan terkhir Islam di Turki.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Ali Imron : 159. Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah Lembut terhadap mereka. sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu[246]. Kemudian apabila kamu Telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

[246] Maksudnya: urusan peperangan dan hal-hal duniawiyah lainnya, seperti urusan politik, ekonomi, kemasyarakatan dan lain-lainnya.



Musyawarah merupakan menjadik karakter khusus dari seorang muslim dalam menyelesaikan urusan baik dengan sesama muslim maupun non muslim. Pemungutan suara mestinya menjadi alternatif terakhir dalam pengambilan suara. Pemilihan seharusnya dimulai dari Musyawarah antara mereka yang dipilih maupun terpilih sehingga jelas apa yang diinginkan pemilih terhadap wakilnya ataupun pemimpinnya. Pemilhan dengan mayoritas masa mengambang seperti pemilu pada tanggal 9 april 2009 tentunya setelah selesai memilih , maka selesailah pula ikatan pemilih dan mereka yang dipilh . Kerahasiaan pilihan dari pemilih yang dimaskud untuk independensi saat memilih justru akhirnya menjadikan wakil yang mereka pilih tidak punya beban , sehingga mereka bebas melakukan apa saja tanpa mempunyai beban terhadap yang memilihnya , sebab dia tahu bahwa sang pemilih tiadak mempunyai bukti terhadap pilhannya.
Dukungan terhadap pemimpin dalam Islam terjadi pertama kali pada Iqrar Aqaba 1 dimana 12 penduduk Yatsrib menemui Rasulullah saw ketika menjelang hijrahnya Nabi, mereka menyatakan kesetiaan kepada nabi dan kesiapan mendukung beliau sebagai pemimpin. Demikian pula pergantian kepemimpinan pada masa khalifah , dukungan dilakukan secara terbuka tidak dengan rahasia. Dengan dukungan secara terbuka ini sang pemimpin mempunyai beban moral untuk melaksanakan kesepakatan dengan para pendukungnya, tentu saja kesepaktan di sini adalah apabila tidak bertentangan dengan qur`an dan sunah , dan para pendukung dapat mengontrol pimpinan yang didukungnya apakah masih melaksanakan kesepakatan atau tidak dan apakah tindakan pemimpin masih sesuai qur`an dan sunah atau tidak.
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ
فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا

An Nisaa : 58. Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat.
An nisaa : 59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Bila kepemimpinan diangkat untuk menegakkan Dienullah maka fungsi pemimpin menjadi sakral dan para pemilih wajib mentaati perintah para pemimpinnya . Karena loyalitas menjadi suatu kunci keberhasilan dalam sebuah pemerntahan. Karena itulah mengangkat seorang pimpinan harus berhati hati tidak sembarangan selektif serta penuh perhitungan. Pemimpin yang ambisius justru patut diwaspadai apakah dia nantinya akan amanah atau tidak

Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata:
Aku menemui Nabi saw. bersama dua orang lelaki anak pamanku. Seorang dari keduanya berkata: Wahai Rasulullah, angkatlah kami sebagai pemimpin atas sebagian wilayah kekuasaanmu yang telah diberikan Allah azza wa jalla! Yang satu lagi juga berkata seperti itu. Lalu Rasulullah saw. bersabda: Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya. (Shahih Muslim No.3402).

Pemilihan pemimpin tidaklah semata mata berdasarka janji janjinya , tetapi lebih utama dari akhlak dan perilakunya sebelum dia mencalonkan diri . Apakah dia amanah , adil, jujur ,cerdas, tanggab dan peduli . Umatpun sudah tidak perlu malu malu lagi untuk bersama sama mencari sosok pemimpin , dan secara terbuka mebuat perjanjian dengan para calon pemimpinnya.

Barangsiapa membaiat seorang imam (pemimpin) dan telah memberinya buah hatinya dan jabatan tangannya maka hendaklah dia taat sepenuhnya sedapat mungkin. (HR. Muslim)

Perebutan kursi kepemimpinan pada PEMILU biasanya diwarnai janji janji kosong yang tak lebih sebuah nyanyian surga tanpa pertanggung jawaban yang jelas kepada siapa harus beratanggung jawab. Para calon pemimpin untuk mendapat dukungan memberikan hal – hal yang bersifat materi baik uang sembako, dll.

Seolah mereka berusaha menyuap masyarakat agar meilih dirinya. Allah melaknat penyuap, penerima suap dan yang memberi peluang bagi mereka. (HR. Ahmad)

Saat kampanye pun mereka menymbongkan diri , meminta untuk dipilih, masyarakat disuguhi tontonan yang tidak seuai syariah .dengan menampilkan wanita wanita yang berbusana sesuai syariat. Semakin lama semakin tipis perbedaan partai masa Islam dan partai masa Sekuler, bahkan dengan partai masa Nasrani. Bahkan partai Islam sudah mulai malu dengan baju Islamnya. Yang menjadi target adalah sebesar besarnya meraup suara halal haram nomor dua, segala amal tidak lagi bertujuan mencapai ridho Allah tapi hanya untuk menarik simpati dukungan . Ujub riya takabur menjadi hal biasa. Dakwah , batuan sosial, bahkan sampai demonstraisi pun menggunakan atribut partai .Padahal Islam mengajarkan untuk menghindari riya

Orang yang riya berciri tiga, yakni apabila di hadapan orang dia giat tapi bila sendirian dia malas, dan selalu ingin mendapat pujian dalam segala urusan. Sedangkan orang munafik ada tiga tanda yakni apabila berbicara bohong, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. (HR. Ibnu Babawih)

Sesungguhnya riya adalah syirik yang kecil. (HR. Ahmad dan Al Hakim)

Tak jarang hanya demi partai dengan sengaja solat dimasjid dengan menggunakan atribut partai . Agar gambar partai mereka dilihat orang , padahal Rasulullah saw sangat tidak berkenan dengan tindakan seperti itu

Aisyah r.a. berkata bahwa Nabi Muhammad saw shalat pada kain hitam persegi empat yang mempunyai beberapa tanda (lukisan). Beliau memandangnya sekilas. Ketika beliau selesai, beliau bersabda, "Bawa pergilah kain-kainku (yang ada tanda-tandanya) ini kepada Abu Jahm [bin Hudzaifah bin Ghanim dari bani Adi bin Ka'ab][17] dan bawalah kepadaku ain tebal tanpa lukisan milik Abu Jahm karena kain yang berlukisan itu menjadikanku lengah dari shalatku tadi." (Dalam satu riwayat, "Aku disibukkan oleh lukisan-lukisan ini." 1/183)

Begitulah yang kita jumpai di masyarakat kita, pemilihan pimpinan ataupun wakil tidakmenjadikannya untuk lebih dekat kepada Allah , tapi justru menjauhkan diri dari perintah-Nya. Karena itulah saatnya kita kembali jalan Islam , dengan hati yang tulus dan bersih untuk mengharap ridho dari Allah swt semata. Dengan kembali ke jalan Islam Insya Allah kita akan mendapatkan pemimpin yang diridhoi umat serta diridhoi Allah dan Rasulnya. Sehingga keputusan keputusan yang diambil Insya Allah tidaklah menyimpang dari Jalan Islam dan dapat mememenuhi aspirasi umat.dengan demikian Insya Allah pintu pintu rahmat Allah akan tercurah untuk kita semua. Amiin . ( wallahu A`lam bisawwab, by fosi Ung.)

[+/-] Baca selengkapnya...

Senin, 09 Februari 2009

fosi Ungaran memperingati Hari Kemerdekaan Berjilbab


5 Orang siswi sma 1 Ungaran dipanggil oleh Kepala Sekolah , karena setelah mengikuti Training Fosi ( F1 ) mereka menggunakan jilbab ketika Berangkat Sekolah. Orang tua mereka menangus membujuk putrinya untuk melepas jilbab tapi tekad merka sudah bulat untuk melkasanakan perintah Allah untuk mengenakan jilbab , 10 siswa laki laki lain siap melakukan solidaritas untuk keluar sekolah bila rekan mereka dipaksa keluar karena alasan jilbab..... itulah perisetiwa di tahun 1990 an di kota Ungaran , setelah Fuad Hasan mengeluarkan peraturan yang membebaskan berjilbab maka berahirlah batu sandungan bagi para akhwat fosi untuk tetap mengenakan jilbab ...karena itulah Fosi ingin mengenang kembali perjuangan tersebut dengan memperingati Hari Kemerdekaan berjilbab Insya Allah besok tanggal 15 febuari 2009 di Masjid Istiqomah dengan mengadakan Dialog Annisa Fosi , pembicara Siti Arini Baroroh , tema Jilbab dan modernisasi

[+/-] Baca selengkapnya...

Sabtu, 27 Desember 2008

Fosi 1 di Masjid Istiqomah

Alhamdulillah F1 di Masjid Istiqomah Ungaran telah bejalan dengan sukses pada tanggal 24 s/d 26 Desember 2008 diikuti 14 peserta dari Undip,Unes,Unisula,Undaris,AkperProfJateng , kegiatan ini juga didukung oleh BSMI Bulan Sabit Merah Indonesia Kab. Semarang .Instukur f1 pada acara ini Drs Khoiru saleh, Ihsan Maarif,st dan Deni ( Mhsw t mesin Undip ) pasca acara ini peserta sepakat berjuang dan mendakwahkan Islam melalui metode FOSI..
Disampng materi f1 juga ditambahkan matero pengenalan Lafdiyzh qur` an, materi antikristenisasi dan tentang Bulan Sabit Merah Indonesia
Semoga Alumni fosi 1 ini bisa membawa petubahan pada diri sendiri dan umay

[+/-] Baca selengkapnya...

Sabtu, 20 Desember 2008

63 tahun Indonesia Merdeka = 4 abad umat Islam Indonesia dijajah hukum Belanda


Sebelum Indonesia kedatangan penjajah dari bangsa eropa , Indonesia terdiri kesultanan kesultanan Islam yang masing masing mempunyai ikatan emosional cukup kuat. Pada masa itu bangsa Indonesia mempunyai kemerdekaan untuk melaksanakan agamanya secara kaffah , tidak hanya melakasanakan rukun Islam melainkan jugau88 hukum hukum yang menyangkut hubungan kemasyarakatan hingga akhirnya datanglah penjajah eropa yaitu portugis,inggris dan Belanda, yang memporak porandakan sendi kehidupan bangsa Indonesia . Meraka memaksakan Budaya , tata hukum yang berlaku di eropa untuk diterapkan di Indonesia . Padahal di eropa mayoritas penduduk di sana mayoritas bergama Nasrani , tentunya tata hukumnya berbeda jauh dengan masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam .

Tiga setengah Abad lamanya umat Islam dikekang dijajah diseluruh sendi kehidupan hinga tibalah saat yang membahagiakan , yaitu Proklamasi Kemerdekaan. Harapan untuk memperoleh kemerdekaan dipelupuk mata bagi umat Islam untuk bisa beribadah secara kaffah , apalagi para pemimpin bangsa sudah mensepakati Pancasila dan UUD 45 menjadi dasar negara dimana disana jelas jelas tercantum bahwan negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan menjamin kebebasan umat beragama untuk melaksanakan ajaran agamanya. Namun harapan itu sirna ketika pimpinan orde lama cenderung ke komunis sosialis yang dibelakangnya ada paham atheis yang anti Tuhan , hancurlah harapan umat Islam Dasar Negara yang dijanjikan hanyalah slogan manis saja bahkan umat Islam menjadi pobi dengan dasar Negara yang sebenarnya dapat mewakili kepentingan umat Islam . Ketika Orde lama tumbang timbulah secercah harapan , tumbangnya faham komnisme yang ateis tentu saja menimbulkan semangat mewujudkan kemerdekaan bagi umat Islam untuk mendapatkan hak haknya sesuai yang dijanjikan Dasar Negara kita. Namun sayang tumbangnya Komunisme yang dimotori Barat berkelanjutan , barat tidak hanya menumbangkan faham lama, tetapi juga memakasakan faham sekulerisme ke sendi sendi kehidupan bangsa Indonesia. Sebagaimana Orde lama menggunkan Pancasila untuk memaksakan faham Komunisme , Orde barupun memaksakan Pancasila sebagai alat untuk memakasakan faham sekulerisme , dan pemerintah Orba berhasil membenturkan Islam dengan Pancasila , sehingga membuat Umat Islam yang ingin melakasanakan ajaran agama secara menyeluruh menjadi semakin pobi terhadap Pancasila demikian pula sebaliknya. Dan kini tibalah sekarang era reformasi , era yang menjajikan keadilan bagi seluruh bangsa Indonesia dan terntu juga umat Islam di dalamnya. Sedikit demi sedikit kesalah pahaman mulai mencair ,umat Islam secara bertahap mulai memperoleh hak haknya, dimulai dari aceh dan beberapa daerah mulai mensepakati perda yang mengakomodir kepentingan umat Islam. Sekarang tidaklah saatnya orang takut dengan syariat Islam karena syariat Islam hanya wajib diterapkan untuk umat Islam , demikian pula umat Islam tidaklah perlu takut dengan Pancasila karena justru Pancasila menjanjikan kebebasan beribadah bagi bangsa Indonesia dan tentu termasuk umat Islam didalamnya..Islam mempunyai aturan tersendiri dalam menyelesaikan kasus kasus pidanan dan perdata bagi umatnya , tetapi di Indonesia saat ini apabila terjadi permasalahan hukum umat Islam terpaksa masih menggunakan KUHP warisan penjajah Belanda untuk menyelesaikan permasalahannya. Karena itu sudah saatnya umat Islam mempunyai KUHP sesuai ajaran Islam, yang mengatur permasalahan hukum yang terjadi pada umat Islam. Karena itulah kami memohon pada para Ulama , cendikiawan muslim, poltikus muslim, baik yang dilegislatif maupun di eksekutif, dan juga tentunya para ahli hukum Muslim , untuk bisa mewujudkan impian umat Islam di Indonesia yang selama berabad abad diajajah oleh tata Hukum Belanda sehingga dapat merdeka dan memperoleh hak asasi yang paling mendasar yaitu kebebasan menjalankan ajaran agamanya , sesuai yang diamanatkan Pancasila dan Pembukaan UUD 45, semoga momentum HUT RI ke 63 ini menjadi awal kebangkitan umat Islam Indonesia untuk memperoleh kemerdekaannya beragama dibawah Negara Kesatuan Republik Indonesia amin..

[+/-] Baca selengkapnya...

Jumat, 05 Desember 2008

kartini bukan tokoh emansipasi wanita

Bulan April indentik dengan hari Kartini , secara umum di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat umum , Kartini di nobatkan sebagai tokoh yang memperjuangkan emansipasi wanita benarkah demikian ?
Banyak sekali tokoh tokoh masyarakat dengan percaya dirinya mengatakan judul kumpulan surat surat Kartini “ Habis gelap terbitlah terang “ merupakan semboyan yang dijadikan Icon gerakan emansipasi wanita ataupun gerakan pendidikan ,padahal meraka sama sekali belum pernah membaca buku tersebut , sungguh sangat Ironi , seharusnya para guru dan tokoh tokoh masyarkat sebelum mengajarkan kepada murid muridnya atauupun mengutarkan ke masyarakat membaca dan memahami benar pemikiran pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat suratnya.

Kata kata heroik Kartini yang menjadi begitu di kenal tertuang pada sahabatnya Tuan Ec Abnedanon pada tanggal 15 Agustus 1902 berikut cupplikannya
“ habis malam datanglah siang, Habis topan , datanglah reda, Habis perang datanglah menang Habis duka datanglah suka....Karena sengsara,menderita, karena tafakur, maka diperoleh nur cahaya, Mustahil cahaya akandatang, bila tiada didahului gelap; bagus, bagus, bukan ?...Tahun berganti tahun..... Kami namanya orang Muslimin,karena kami turunan orang muslim dan kami cuma namanya muslim lain daripada itu tidak, Tuhan Allah bagi kami semata mata kata seruan ,sepatah kata, bunyi tiada artinya dan rasanya.Demikianlah kami hidup hingga tibalah hari yang membawa perubahan dalam keadaan jiwa kami......Tiada sepatah kata sesalan juapun mereka ucapkan dan bila kami menyesali diri kami dengan amat sangtanya oleh karena angkuh sombong dankeras kepala kami , berkatalah mereka dengan lemah lembut , mebujuk dan memaafkan Barulah sekarang Tuhan berkehendak membuka hatimu mengucap syukurlah ! ...kami rasa bahwa senantiasa ada Tuhan dekat kami dan mejagai kami Tuhan itu menjadi penolong ,pembujuk hati, tempat kami berlindung di dalam kehidupan kami yang akan datang .... “
Dari cuplikan diatas jelaslah bahwa Makna Habis Gelap terbitlah Terang yang diungkapkan Kartini bukanlah dimaksud dari kebodohan atau ketertindasan wanita menjadi kemerdekaan atau kepandaian wanita agar sama dengan laki laki, yang dimaksud dengan ungkapan Kartini adalah bahwa Selama ini Kartini seorang Muslim tapi dia tak mengenal Agama maupun Tuhannya, setelah sadar dan bertaubat dia menyadari kesalahannya maka cahata Tuhan ( Nur Allah ) menerangi hatinya..
Dan pemikiran Emansipasi itu tertuang pada saat dia dilanda kegelapan ketika jauh dari Tuhannya, saat itu Kartini sangat mengidolakan wanita barat yang bebas merdeka seperti laki laki bahkan bisa belajar di eropa merupakan tekadnya waktu itu , bahkan pada suratnya pada Nona Zeehandelaar 6 November 1899 Kartini sempat mengatakan Alangkah baiknya jika tidak ada agamaitu , karerna agama itu , yang seharusnya mempersatukan hamba Allah, sejak dari dahulu dahulu menjadi pangkal perselisihan dan perpecahan , jadi sebab perkelahian berbunuh bunuhan yang sangat ngeri dan bengisnya.

[+/-] Baca selengkapnya...

Jumat, 07 November 2008

Ganti Simbol Palang Merah dengan Bulan Sabit Merah

MENGAPA MEMAKAI SIMBUL PALANG MERAH ?
SUDAH LAMA KAMI MENCERMATI MENGAPA INDONESIA UNTUK SIMBUL ORGANISASI KEMANUSIAN RESMI MASIH MENGGUNAKAN SIMBOL PALANG MERAH PADAHAL SIMBOL TERSEBUT JELAS JELAS BERTENTANGAN DENGAN AQIDAH DAN TAUHID UMAT ISLAM BAHKAN YANG LEBIH IRONI LAGI BANYAK SEKALI RUMAH SAKIT ISLAM JUGA MENGGUNAKAN SIMBOL INI , PADAHAL DI NEGARA NEGARA YANG MAYORITAS PENDUDUKNYA BERAGAMA ISLAM TIDAK MAU MENGGUNAKAN LAMBANG INI , BAHKAN TURKI YANG NOTABENE NEGARA BERPENDUDUK ISLAM YANG PALING SEKULER DAN PALING DEKAT DENGAN BARAT TIDAK MAU MENGGUNAKAN LOGO PALANG MERAH , MENGAPA DEMIKIAN ? KARENA HAL INI MENYANGKUT DASAR DASAR AQIDAH DAN TAUHID , SIMBOL PALANG MERAH DIAMBIL DARI SIMBOL BENDERA NEGARA SWISS, SIMBOL TERSEBUT BAGI UMAT NASARANI DI SWISS MAUPUN DI NEGARA LAIN MERUPAKAN SIMBOL BERKAITAN DENGAN KEYAKINAN ( TEOLOGIS) JADI SIMBOL PALANG MERAH ADALAH SAMA DENGAN SIMBOL SALIB MERAH .


MESKIPUN KENYATAANNYA DEMIKIAN TAPI MENGAPA JUSTRU INDONESIA YANG MAYORITAS PENDUDUKNYA MUSLIM MASIH MENGGUNAKAN LOGO PALANG MERAH SEBAGAI LOGO YANG RESMI DIGUNAKAN PEMERINTAH .PADAHAL JUMLAH UMAT ISLAM DI INDONESIA DIATAS 80 % JAUH LEBIH BANYAK DIBANDING PEMELUK AGAMA NASRANI. PENGGUNAAN PALANG MERAH ( SALIB MERAH ) JELAS – KELAS TIDAK MENGHARGAI JUMLAH MAYORITAS UMAT ISALAM. LEBIH HERANNYA TIDAK SATUPUN ORMAS ORMAS ISLAM , PARTAI PARTAI ISLAM , PERGERAKAN PERGERAKAN ISLAM MEMPERMASALAHKAN HAL INI BEGITU PULA ULAMA ULAMA ISLAM TIDAK SATUPUN MENYINGGUNG HAL INI
LOGO PALANG MERAH ADALAH TIDAK LEPAS DARI PEMBENTUKAN ORGANISASI INI PADA JAMAN BELANDA PADAHAL KITA SUDAH 50 TAHUN LEBIH MERDEKA TIDAKKAH KITA UMAT ISLAM MULAI BERPIKIR UNTUK MELEPAS PALANG PALANG SALIB YANG KITA PAMPANG DI RUMAH KITA DI SEKOLAH SEKOLAH UMAT ISLAM DI RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM BAHKAN MUNGKIN DI KOTAK KOTAK OBAT DI MASJID MASJID KITA SELAMA BERPULUH PULUH TAHUN DAN MENGGANTINYA DENGAN LOGO BULAN SABIT MERAH ?
TUNGGU APA LAGI MARI KIA SEGERA BERHIJRAH MENUJU JALAN YANG BENAR….

[+/-] Baca selengkapnya...

brainstroming di era rasulullah

mencari kebenaran merobohkan kesombongan
Heboh Isra’ mi’raj
Para penduduk mekah tertegun mendengarkan kisah perjalanan Nabi Muhammad saw perjalanan yang penuh sensasional dari masjidil haram mekah menuju ke masjidil aqsa di palestina. Yang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke langit menembus langit ke tujuh menuju Sidratul Muntaha. Kaum kafir Qurays yang sejak semula tidak mempercayai dan bahkan memusuhi Muhammad saw semakin yakin dengan anggapannya bahwa Muhammad hanya seorang pembohong. Sedang Umat Islam mengalami keguncangan pikiran bahkan ada yang mengambil sikap untuk keluar dari Islam
Brainstroming untuk umat Islam
Allah swt melalui Rasulnya yang memang sengaja menguji umatnya seberapa besar tingkat keimanan dan keyakinan yang dimiliki.Inilah brains Stroming pertama bagi umat Islam dan langsung dari Allah swt. Sebelum peristiwa heboh Isra` Mi`raj , penduduk Mekah merasakan dakwah yang disebarkan Rasulullah yaitu tentang keesaan Tuhan lebih masuk akal dari pada menyembah berhala .


Sehingga para penduduk Mekkah yang menggunakan akal sehatnya , dengan penuh kerelaan hati masuk ke Dienul Islam. Informasi yang disampaikan Muhammad saw jauh lebih menentramkan hati dan pikiran dari pada kepercayaan - kepercayaan serta adat istiadat kuno yang diyakini penduduk Mekkah. Namun ketika mereka cukup tenang menerima dakwah dari Rasul tiba tiba, diguncang kan dengan berita yang baru disampaikan Rasul , yang menurut pemikiran mereka tidak masuk akal . Bagaimana mungkin perjalanan dari masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hanya dilalui dalam waktu semalam dan masih dilanjutkan dengan perjalan ke langit. ke tujuh. Dalam benak mereka penuh pertanyaan …
Benarkah yang diceritakan Muhammad ?
Bohongkah Muhammad ?
Kalau dia bohong berarti yang dia sampaikan selama ini juga bohong….
Kalau selama ini dia bohong berati apa yang disampaikan dia tentang adanya Tuhan yang Esa dan menguasai seluruh langit dan bumi juga bohong ?..
Kalau begitu adakah Tuhan seperti yang diceritakan Muhammad ?….
Suasana begitu kacau dan mencengangkan bahkan beberapa umat Islam sudah menyatakan diri keluar Islam, Kaum kafir Qurays tersenyum melihat para muslimin mulai guncang . Nabi Muhammad saw berusaha meyakinkan kebenaran berita yang dia bawa dengan argumen – argumen , bahwa dia mampu menceritakan kondisi masjidil aqsa dan kabilah kabilah yang akan datang ke kota makkah. Tapi masih juga belum mampu membuat suasana berbalik .
Abubakar sang ashiediqien
Ditengah tengah suasana kacau seperti itu , Abu bakar tampil mengembalikan suasana. Dengan tegas dan lantang menyatakan bahwa apapun yang diucapkan Rasulullah pasti benar..
Sikap Abubakar bagai air sejuk ditengah padang gurun ….
Rasulullah kembali menemukan semangat dan keyakinan , begitu pula umat Islam lainnya…. Sehingga Rasulullah memberi gelar Ashidieq untuk Abu bakar sebagai penghargaan atas jasanya mengembalikan keyakinan umat Islam. Dan suasana berubah menjadi happy ending , umat Islam menjadi semakin yakin akan aqidah mereka. Mereka tidak lagi hanya menerima kebenaran Islam apabila sesuai akal mereka, akan tetapi mereka total meyakini apapun yang disampaikan Rasulullah. Sami`na….wa ato`na…., kami dengar dan kami taati . Semua kebenaran datangya hanya dari Allah Rabbul Alamiin . sebagaimana di sebutkan dalam Qur`an Surah Albaqarah ayat 147
“. Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.”
Hikmah dari peristiwa Isra` Mi`raj
Mengapa Allah menghadirkan peristiwa Isra mi`raj yang mengguncang pemikiran umat Islam bahkan sampai membuat murtad.beberapa umat Islam Tentunya banyak hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa ini , :
Bagi Rasulullah saw. Peristiwa ini untuk membangkitkan rasa optimisme akan tugas yang beliau emban ,Karena beliau dapat berinteraksi menerima wahyu langsung dari Allah tanpa perantara jibril.
Dengan peristiwa ini tercetak kader kader tangguh dan konsisten dalam mengakkan risalah.Contoh paling kongkrit adalah Abu Bakar Ashiediq beliau selalu konsisten diantara sahabat lainnya.Dialah yang mendampingi Rasul hijrah ,menjadi orang kedua dari rasul bila beliau tidak ada, dan pionier kekhalifahan Islam.
Dari sinilah kita sadari perlunya metode dakwah sebagaimana diajarkan Rasulullah melalui peristiwa Isra mi`raj.ini untuk mecetak kader kader yang tangguh sebagaimana dicotohkan Abubakar dan sahabat Rasul diawal penyebaran Islam sehingga disebut Ashidiqien sebagaimana disebut dalam Alqur`an surah Anisa ayat 69.
Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin[314], orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya
[314] ialah: orang-orang yang amat teguh kepercayaannya kepada kebenaran rasul, dan inilah orang-orang yang dianugerahi nikmat sebagaimana yang tersebut dalam surat Al Faatihah ayat 7.
Semoga Allah swt menggolongkan kita sebagai Ashiidiqiin amiin.
Wallahu alam bisawwab
Referensi :
Alqur an digital
Bey arifin, kisah 25 Nabi & Rasul
Heikal,Sejarah Abu Bakar Ashidiq
“ Semua amal akan terputus ketika kita meninggal kecuali 3 hal, Ilmu yang bermanfaat. Shodaqoh jariyah dan anak yang sholeh “
( al hadits )

[+/-] Baca selengkapnya...

 

blogger templates | Make Money Online